HOD Jilid 1 : Antara MBKM, Tantangan Pendidikan, dan Indonesia Emas 2045

Dok: HIMA AP

Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik telah melakukan kegiatan diskusi terbuka yang disebut dengan HIMA AP Open Discussion (HOD) Jilid I pada hari sabtu (30/10). Kegiatan ini mewadahi mahasiswa dan juga masyarakat umum untuk mendiskusikan isu-isu yang terjadi. HOD Jilid I mengangkat tema “Merefleksikan MBKM Dengan Menjawab Tantangan Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia Emas 2045”. Ketua Pelaksana HOD Jilid 1, Muhammad Bayu Arya Dita mengungkapkan alasan dipilihnya tema tersebut.

“Karena pendidikan memberi pengaruh yang besar terhadap keberlangsungan hidup seseorang dan bangsa itu sendiri. Terlebih lagi tujuan berdirinya Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, hal itu sudah termaktub dalam Undang-Undang 1945” jelasnya.

Pembahasan HOD Jilid I ini adalah jawaban dari tantangan pendidikan tinggi, dalam hal ini sebagai upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045. Bayu mengatakan tema yang berorientasi pada Indonesia Emas 2045 adalah untuk melihat apakah kebijakan pendidikan yang dibuat pemerintah mampu menopang dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Hal ini dinyatakan juga oleh Bayu “Saya ingin menantang kebijakan pendidikan yang selalu berganti disetiap pergantian menteri, apakah bisa kebijakan pendidikan tersebut menopang untuk mewujudkan Indonesia emas di tahun 2045” ungkapnya.

Peran mahasiswa sebagai penerima kebijakan MBKM dianggap penting dalam suksesnya implementasi kebijakan tersebut. Mahasiswa bisa membahasnya dari sisi akademis karena dianggap memiliki intelektualitas. Tak hanya itu, diperlukan keterlibatan mahasiswa dalam merespon kebijakan pemerintah di bidang pendidikan.

“Karena mahasiswa itu bisa kita sebut seseorang yang memiliki intelektualitas yang sangat tinggi. Keterlibatan mahasiswa pun harus ada dalam menanggapi kebijakan yang kontroversi dengan disiplin ilmunya masing-masing” ucapnya.

Sebagai Ketua pelaksana, Bayu mengungkapkan pesan dan harapan atas adanya kegiatan ini. Adapun selanjutnya akan dilaksanakan HOD Jilid 2 dengan pembahasan yang berbeda.

“Pesannya semoga para peserta yang telah berpartisipasi dapat memahami dan mengetahui wawasan baru yang telah disampaikan pembicara. Harapannya dalam pengetahuan baru yang rekan-rekan telah terima, tidak hanya menelan mentah-mentah apa yang sampaikan. Tetapi, rekan-rekan bisa kembangkan pengetahuan tersebut melalui diskusi atau penelitian lebih jauh” ungkapnya.

Dia juga berterima kasih dan mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam HOD Jilid 1 sehingga acaranya bisa berjalan lancar.

“Saya selaku ketua pelaksana mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan yang telah berpartisipasi untuk menghadiri acara HOD Jilid 1 dan kepada pembicara dari pihak pakar pengamat pendidikan nasional, akademisi, dan mahasiswa. Tidak lupa juga ucapan terimakasih kepada rekan-rekan panitia dan Lab AP, karena tanpa keterlibatan dua pihak tersebut acaranya tidak akan berjalan dengan lancar” tutupnya.

Penulis: Content Writer Orange

Editor: Iwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *