Rektor Untirta Angkat Bicara dan Keluarkan Press Release Terkait Pra Ospek Untirta

Sumber : Dok/UNTIRTA

Menanggapi viralnya isu kegiatan Technical Meeting Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Untirta yang disebut tidak menyenangkan, Fatah Sulaiman selaku Rektor Untirta angkat bicara.

Pelaksanaan TM sendiri melibatkan ribuan mahasiswa baru di Kampus Untirta Pakupatan pada Selasa (09/08/22). Kegiatan diisi dengan pemaparan materi dan pengambilan video mozaik dengan menggunakan drone (pesawat tanpa awak).

Adapun isu pengalaman tidak menyenangkan meliputi pembuatan mozaik yang melebihi batas estimasi waktu di tengah cuaca terik yang menyebabkan sesak hingga dehidrasi. Tak hanya itu, panitia juga turut mengumpulkan barang pribadi mahasiswa baru seperti tabir surya yang digunakan sebagai pelindung kulit dari paparan matahari.

Setelah mengetahui isu tidak menyenangkan tersebut viral, Rektor Untirta mengadakan pertemuan dengan jajarannya untuk menyikapi hal tersebut. Kemudian, pihak Untirta angkat bicara dengan mengeluarkan press release yang dibagikan melalui laman Instagram @untirta_official.

Fatah Sulaiman mengungkapkan bahwa Presiden Mahasiswa (Presma) Untirta berkomitmen mendukung kegiatan PKKMB resmi sebagaimana sesuai pada regulasi dan ketentuan, serta menjaga etika kemahasiswaan dan nilai kemanusiaan. Adapun secara regulasi, Untirta secara resmi merencanakan kegiatan PKKMB selama 3 hari.

Tanggal 15 Agustus untuk tingkat rektorat, tanggal 16 Agustus diserahkan ke fakultas, dan tanggal 17 upacara bendera dengan perwakilan sekitar 150 mahasiswa dari masing-masing fakultas sesuai kapasitas dan rekomendasi Gugus Tugas Covid-19. Kita lakukan dengan konsep hybrid, mengingat adanya surat edaran karena trend Covid-19 kian meningkat. Maka, perlu dipertimbangkan protokol kesehatan yang ketat. Yang lain kita fasilitasi melalui live streaming Youtube.

—Fatah Sulaeman, Rektor UNTIRTA.

Terkait kegiatan TM yang mengundang kontroversi, dalam poin press release disebut bahwa agenda tersebut merupakan inisiatif BEM KBM untuk mengawali rangkaian kegiatan PKKMB. Atas ramainya pemberitaan, BEM KBM dalam press release menyampaikan permohonan maaf.

Ini merupakan pelajaran berharga. Kami akan terus belajar mempersiapkan Tirtayasa Muda yang berkarakter unggul dan berdaya saing dan menjadi bahan ke depan untuk tidak terulang.

—Fatah Sulaeman, Rektor UNTIRTA.
  • Reporter: Gita
  • Editor: Asri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *