Kolaborasi Edukasi Penanganan Bencana oleh Mahasiswa KKM 63 Untirta dengan BPBD Kota Cilegon

Sumber: Dokumen Pribadi

Kelompok 63 KKM Tematik Reguler I Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) tahun 2026, sukses menggelar acara edukasi penanganan bencana dengan mengundang Badan  Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon sebagai narasumber. Kamis (22/01/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Cilegon, Bapak Fathurrohman S.Si., sebagai narasumber utama. Edukasi tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi Desa Ukirsari, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi.

Program kerja KKM 63 dilatar belakangi oleh kondisi lingkungan Desa Ukirsari yang tidak terlepas dari aktivitas pertambangan serta curah hujan yang relatif tinggi. Kondisi tersebut menimbulkan potensi bencana, seperti banjir, kerusakan lingkungan, hingga risiko kebocoran gas kimia dari aktivitas industri sekitar, sehingga pengetahuan masyarakat mengenai mitigasi bencana dinilai sangat penting.

Acara yang berlangsung pada pagi hari ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Ukirsari, Bapak H. Ujang Mahdum, selaku Kepala Desa Ukirsari beserta jajarannya, Bapak Babinsa Desa Ukirsari, dan masyarakat sekitar yang selalu antusias dengan program kerja kami.

Sebelum pemaparan materi berlangsung, kami menayangkan video narasi singkat terkait kondisi sekitar desa yang tidak terlepas dari aktivitas tambang.  Video tersebut menyoroti seperti kerusakan jalan, meningkatnya polusi udara, dan potensi kerusakan lingkungan lainnya.

Dalam pemaparannya Bapak Fathurrohman, S. Si., menjelaskan materi terkait beberapa mitigasi bencana alam yaitu banjir, gempa bumi, tsunami dan bencana lain akibat kebocoran gas kimia yang berasal dari aktivitas pabrik. Salah satu mitigasi bencana yang beliau jelaskan adalah terkait gempa bumi “Apabila terjadi gempa bumi maka lindungi kepala dengan tangan kanan dan menutup punggung dengan tangan kiri, kemudian berlindung di bawah meja, jauhi kaca, lalu berlari ke luar rumah mencari tanah lapang. Jika semua usaha sudah dilakukan, jangan lupa untuk berdoa kepada Tuhan agar diberikan keselamatan,” ujarnya.  Materi disampaikan secara komunikatif dan mudah dipahami sehingga masyarakat dapat menerima dan memahami langkah-langkah mitigasi bencana dengan baik.

Memasuki sesi tanya jawab, suasana semakin meriah. Panitia membagikan doorprize kepada masyarakat yang aktif bertanya, sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam kegiatan tersebut.

Sebagai penutup acara, Kelompok 63 KKM Tematik Untirta 2026 menyerahkan plakat dan sertifikat kepada BPBD Kota Cilegon sebagai bentuk ucapan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan masyarakat yang hadir.

Sumber: Dokumen Pribadi

Sebelum kembali ke kantor Bapak Fathurrohman, S. Si. beserta jajarannya BPBD Kota Cilegon mengikuti ramah tamah bersama mahasiswa dan perangkat desa. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam menyelenggarakan edukasi pencegahan bencana di Desa Ukirsari. “Saya sangat mengapresiasi usaha temen-temen Mahasiswa Untirta atas program kerja ini, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua, aaamiin,” ujarnya.

Kegiatan Edukasi pencegahan bencana ditutup dengan penuh harapan agar materi yang disampaikan dapat bermanfaat serta diterapkan oleh masyarakat desa sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Penulis: Muhammad Sholeh