Mengapa Kesehatan Mental Di Kalangan Mahasiswa Itu Penting?

Source: envato elements

Kesehatan mental merupakan hal penting yang harus kamu perhatikan loh sobat orange! kenapa? Karena dengan Kesehatan mental yang baik akan membuat kita mempunyai kondisi batin yang tentram dan tenang dalam menjalani aktivitas keseharian, sehingga membawa energi positif untuk terus mengembangkan potensi dalam diri kita, serta mempunyai hubungan sosial yang baik. Nah, sebaliknya jika kondisi mental kita terganggu akan mempengaruhi suasana hati, pola pikir, serta sulit dalam mengendalikan emosi yang akan berdampak dengan masalah kehidupan.

Gangguan kesehatan mental di Indonesia memiliki tingkat yang tinggi, seringkali dialami oleh kalangan remaja hingga orang dewasa. Kalangan remaja yang mengalami gangguan mental dipengaruhi oleh emosi mereka yang belum stabil, sehingga pada momen tertentu dalam hidup mereka seringkali mengalami gangguan kecemasan hingga stress.

Kesehatan mental pada kalangan remaja dialami oleh mahasiswa dengan aktivitas kesibukan akademik, sosial, dan ekonomi. Hal ini dikarenakan sebagai mahasiwa kita menghadapi dunia pendidikan yang baru berbeda dengan masa sekolah SMA, permasalahan tugas kuliah, kemudian mahasiswa yang merantau jauh dari rumah, serta masalah ekonomi dalam kebutuhan kuliah.

Tanpa terlihat oleh orang lain bahwa terkadang dibalik kepribadian yang ceria dan poweful sebenarnya mahasiswa memiliki tantangan yang besar dalam kesehatan mental yang mereka hadapi. Oleh karena itu, kesehatan mental pada mahasiswa merupakan hal yang penting untuk diperhatikan karena memiliki dampak yang serius, hal ini seperti kasus tragis bunuh diri di kalangan mahasiswa yang sedang meningkat.

Kesehatan mental perlu di perhatikan bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan baru dan awal dunia perkuliahan, pengaruh sosial penting diperhatikan bagi mahasiswa baru agar dapat menempatkan diri ditempat yang membawa nya berkembang dalam meningkatkan potensi diri.

Selain itu, permasalahan yang menjadi pemicu dari kesehatan mental bagi mahasiwa adalah homesickness, pastinya kita pernah menginginkan kuliah jauh dari rumah  menjadi mahasiswa rantau menjadi lebih bebas dan senang-senang tentunya di tempat baru nantinya. Akan tetapi, realitanya tidak seindah pikiran kita sobat orange.

Menjadi mahasiswa rantau yang dituntut untuk mandiri dalam mengurus keseharian serta berdampingan dengan tugas kuliah, organisasi, dan lainnya menjadi pemicu rasa homesickness yang melanda. Perasaan yang muncul dikala homesickness melanda adalah rasa sedih, kecemasan, rindu dengan keluarga, suka nangis, dan overthinking.

Kecemasan dan pikiran yang berlebihan terhadap masa depan seringkali menganggu pikiran mahasiswa, mereka dihadapkan dengan tuntutan untuk memilih karir yang tepat dalam mempengaruhi hidup mereka. Masa depan yang belum tentu hingga persaingan di era yang serba maju ini bahkan nantinya di dunia kerja akan bersaing dengan teknolgi AI.

Selain itu tekanan sosial dari ekspetasi keluarga, teman, omongan masyarakat sekitarnya tentunya akan berdampak pada ketidaksiapan dalam mengahadapi masa depan, sehingga yang terjadi adalah stress yang berkepanjangan.

Masalah kesehatan pada mahasiwa menyerang mereka yang memiliki tekanan yang cukup besar seperti tekanan akademik yang tinggi sejalan dengan permasalahan kehidupan lainnya. Namun, Kesehatan mental ini memiliki stigma yang menganggap negatif atau lemah, termasuk mahasiwa  dalam menghadapi permasalahanya seringkali merasa malu dan takut untuk membicarakan, serta tidak mendapat penanganan khusus dari psikolog.

Oleh karena itu hal yang harus diperhatikan dalam menangani kesehatan mental pada mahasiswa yaitu, mencoba berbagi cerita dengan teman atau orang yang kita percaya, hal ini dapat meringankan pikiran kita karena dengan saling bertukar cerita kita mengetahui apabila memiliki permasalahan senasib dengan teman atau juga mendapatkan masukan dalam permasalahan yang dihadapi.

Olah raga menjadi solusi juga dalam menjaga kesehatan mental, hal ini karena dengan olah raga dalam beberapa penelitian dapat mengatasi stres, merasa bahagia, dan tidur lebih nyenyak karena melepaskan hormon Endorfin. Selain itu, memberikan ruang waktu untuk diri sendiri atau me time seperti mendengarkan musik, jalan-jalan ke taman, nonton film, dan lain-lain dapat membuat pikiran kita lebih fresh dan enjoy walaupun sedang menghadapi masalah.

Terakhir, apabila merasakan gangguan mental yang sudah cukup serius, maka perlu penangan ahli di bidangnya dalam mengatasi hal tersebut. Adapun, dalam hal ini dalam diri kita sendiri diperlukan tekad dan semangat untuk menyembuhkan masalah kesehatan mental yang dialami.

Sebagai mahasiswa kita harus memiliki motivasi dan tujuan yang realistis, tidak memaksakan diri terlalu keras, dan tidak peduli seberapa kecil langkah yang kita mulai asal kita terus konsisten serta kesehatan mental pun tetap terjaga. Oleh karena itu kesehatan mental penting untuk kita jaga sejalan dengan kita meraih mimpi dan tujuan kita.

Referensi :

Isu Kesehatan Mental Mahasiswa dan Hal yang Menghantuinya Halaman all – Kompasiana.com

7 Masalah Mental pada Mahasiswa dan Cara Mengatasinya (hellosehat.com)

Mental Health: Homesickness di Kalangan Mahasiswa, Bagaimana Cara Mengatasi dan Memotivasi pada Mahasiswa Rantau? Halaman 1 – Kompasiana.com

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Bagi Mahasiswa – Gama Cendekia (ugm.ac.id)

  • Penulis : Ira
  • Editor : Iksan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *