KKM Tematik Literasi 18 UNTIRTA Perkuat Budaya Literasi di SDN Karang Serang 3

Tangerang – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik Literasi 18 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) melaksanakan rangkaian program pengabdian kepada masyarakat di Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, pada 13–24 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKM yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNTIRTA bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) sebagai upaya mendukung implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan Banten yang sejahtera.

Salah satu lokasi pelaksanaan program adalah SDN Karang Serang 3 yang beralamat di Jalan Raya Cirarab Nomor 5, Kampung Rawa Pisangan, Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Sekolah ini dipilih sebagai mitra dalam pelaksanaan berbagai program literasi yang dirancang untuk memperkuat budaya membaca sekaligus mendukung proses pembelajaran di lingkungan sekolah.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pendampingan selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Pada tahap ini, mahasiswa KKM Tematik Literasi 18 membangun komunikasi dan kolaborasi dengan kepala sekolah, tenaga pendidik, peserta didik, serta masyarakat di sekitar sekolah. Pendekatan tersebut dilakukan untuk menciptakan hubungan yang harmonis sehingga setiap program yang dijalankan dapat diterima dan dilaksanakan secara optimal.

Selama MPLS, mahasiswa turut mendampingi berbagai kegiatan rutin yang telah menjadi budaya akademik di SDN Karang Serang 3. Kegiatan tersebut meliputi Upacara Bendera setiap hari Senin, program Selasa Membaca (SABACA) sebagai upaya meningkatkan minat baca siswa, kegiatan Rabu Dhuha (RADHUHA) untuk menanamkan nilai-nilai religius, olahraga bersama pada hari Kamis, serta tadarus Al-Qur’an setiap hari Jumat. Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan sebelum proses belajar mengajar dimulai sebagai bagian dari pembentukan karakter dan pembiasaan positif bagi peserta didik.

Di sela-sela rangkaian MPLS, mahasiswa KKM juga mengintegrasikan program literasi yang menjadi arahan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah Membaca Nyaring (Read Aloud), yaitu metode membaca yang bertujuan meningkatkan kemampuan menyimak, memahami isi bacaan, serta menumbuhkan minat baca sejak dini. Berbagai aktivitas literasi lainnya juga diberikan secara interaktif agar peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih menyenangkan.

Setelah rangkaian MPLS berakhir, program literasi tetap dilanjutkan melalui berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan jenjang kelas. Untuk siswa kelas III dan IV, mahasiswa melaksanakan kegiatan Membaca Nyaring dan Cerdas Mengulas Buku yang bertujuan melatih kemampuan memahami isi bacaan serta menyampaikan kembali informasi yang diperoleh. Sementara itu, siswa kelas V dan VI mengikuti kegiatan Proyek Berdasarkan Isi Buku Bacaan, yaitu aktivitas yang mendorong peserta didik mengembangkan kreativitas melalui karya atau proyek yang terinspirasi dari buku yang telah mereka baca.

Program-program tersebut tidak hanya berorientasi pada penyelesaian agenda KKM, tetapi juga menjadi upaya membangun budaya literasi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah. Melalui berbagai aktivitas tersebut, diharapkan peserta didik mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, memperluas wawasan, membangun karakter yang santun, serta mengembangkan keterampilan melalui proses belajar yang aktif dan kreatif.

Selain melaksanakan program literasi, mahasiswa KKM Tematik Literasi 18 UNTIRTA juga berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran di kelas dengan mendampingi guru selama proses belajar mengajar berlangsung. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan variasi metode pembelajaran, menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, sekaligus menjadi pengalaman kolaboratif yang bermanfaat bagi guru, peserta didik, maupun mahasiswa sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Melalui sinergi antara LPPM UNTIRTA, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dan SDN Karang Serang 3, program KKM Tematik Literasi 18 diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam memperkuat budaya literasi di sekolah dasar. Lebih dari sekadar memenuhi program pengabdian, kegiatan ini menjadi wujud komitmen mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta pemberdayaan masyarakat melalui gerakan literasi yang berkelanjutan.