Rangkaian Pemilihan Raya (Pemira) Untirta sudah dilaksanakan sejak tanggal 1 Desember dan akan berakhir pada 28 Desember. Pesta Demokrasi ini akan menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang terpilih untuk mengisi berbagai posisi kepemimpinan di lingkungan Kampus. Adapun tahapan yang sedang berlangsung saat ini tepatnya tanggal 8-11 Desember adalah pendaftaran dan pemberkasan calon.
Ketua KPUM (Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa) FISIP 2023, Christian Octafianus Adilfi mengatakan pihaknya sudah berusaha maksimal untuk mempersiapkan Pemira, mulai dari menyesuaikan timeline, penyebaran informasi, koordinasi dengan KPUM Universitas, dan hal teknis lainnya. Walaupun agak terkendala karena anggota yang sedikit, rangkaian acara yang berdekatan, dan UAS yang tinggal menghitung hari, KPUM menganggapnya sebagai tantangan dan tetap berkomitmen untuk menyukseskan Pemira.
Dalam melaksanakan rangkaian Pemira tentunya ada potensi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Untuk mengantisipasi, misal terjadi error system di hari pemilihan, KPUM Fisip akan aktif berkomunikasi dengan KPUM Universitas dan Pusdainfo. Selain itu, KPUM juga akan berkoordinasi dengan DPM FISIP dan KP2UM FISIP untuk penegakan Peraturan Mahasiswa (Permawa).
Christian menghimbau seluruh mahasiswa FISIP turut mengawasi Pemira agar berjalan bersih, adil, dan jujur. Ia juga memastikan KPUM akan taat aturan serta menjaga independen dan netralitas.
“KPUM akan berpedoman pada Permawa FISIP dan berkoordinasi dengan KP2UM serta DPM FISIP untuk mengawasi jalannya Pemira. Dengan begitu saya harap KPUM dapat stay on track Independen dan netral,” kata Christian pada Jumat (08/12).
Ia berharap partisipasi yang tinggi dari mahasiswa FISIP karena Pemira merupakan bagian dari proses demokrasi Kampus, terlebih hal ini penting untuk menyeleksi pemimpin yang pantas mewakili kepentingan mahasiswa FISIP. Selain berharap agar Pemira berjalan lancar, mahasiswa Administrasi Publik tersebut juga ingin Pemira menjadi ajang adu gagasan.
“(Saya) juga berharap agar Pemira berjalan kondusif dengan mengutamakan perang secara gagasan dan ide. Terakhir saya berharap tidak ada error system saat hari-h dilaksanakan. Semoga pemira 2023 lancar dan sukses, amin,” harapnya.
Di sisi lain, kemantapan persiapan diperlihatkan oleh KP2UM (Komisi Pengawas Pemilihan Umum Mahasiswa) FISIP yang bertugas mengawasi jalannya Pemira dan mengawasi kinerja KPUM khususnya di lingkungan FISIP. Hal ini diungkapkan oleh Ketua KP2UM FISIP 2023, Shila Devita Andriani.
Shila memastikan bahwa KP2UM FISIP tidak akan berpihak pada Paslon mana pun, terlebih mereka sudah disumpah untuk independen dan netral. Tak hanya itu, ia juga mengatakan bahwa Sumber Daya Manusia di lembaganya sudah mumpuni untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
Mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2021 tersebut berharap tidak terjadi kericuhan terutama saat masa Kampanye dan Pemira bisa berjalan sesuai aturan.
“Semoga para paslon bisa profesional, dan juga semoga Pemira ini bisa jadi Pemira yang sesuai struktur dan berpatokan pada Permawa,” ucap Shila pada Jumat (08/12).
Penulis: Content Writer Hardnews
Editor: Iwan