Setiap tahunnya, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) melaksanakan tugas LING-SP yang berbasis pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan nilai akademik, tetapi juga sebagai sarana untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan.
Pada kesempatan tahun ini, sebanyak 18 mahasiswa Ilmu Komunikasi semester 2 turut ambil bagian dalam pelaksanaan tugas tersebut. Mereka menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Athahiriyah selama dua hari dengan mengusung dua program kerja utama.
Program utama yang dijalankan bertemakan “Membangun Kepercayaan Diri dengan Metode Storytelling”. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih para santri dalam mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum serta menumbuhkan rasa percaya diri melalui teknik bercerita.
Selain itu, terdapat pula program pendukung berupa sesi pematerian bertema “Tata Cara Wudhu Berdasarkan Syariat Islam Beserta Praktiknya”, yang dibawakan oleh salah satu mahasiswa Untirta. Kedua program tersebut menyasar para santri dan santriwati yang sudah duduk di bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Respon positif juga datang dari pihak pondok pesantren. “Kalau bisa jangan dua hari aja, gapapa setiap hari,” ujar salah satu ustadz di Pondok Pesantren Athahiriyah.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan nilai akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Semoga pengalaman ini menjadi bekal yang berharga bagi semua pihak yang terlibat.