Sumber: Pinterest/@mutixquinn
Istilah skena menjadi topik hangat di media sosial sepanjang tahun 2023 hingga mencatat lonjakan pencarian di Google. Kata ini menjadi perbincangan budaya pop dan tren gaya hidup masa kini yang sangat populer, terutama di kalangan generasi Z. Namun, tidak sedikit dari mereka telah salah kaprah dalam memaknai kata skena.
Di media sosial, skena sering dimaknai sebagai gaya hidup atau tampilan busana tertentu. Istilah ini kerap dikaitkan dengan seseorang yang memiliki gaya pakaian khas, seperti kaos “oversize” berlogo atau bertuliskan kata-kata bijak yang populer, serta musik kesukaan dengan genre underground. Namun, hal ini bukan merupakan makna dari skena yang sebenarnya. Lalu, apa itu skena?
Kata skena didapat dari kata “scene” dalam bahasa Inggris pada 1940-an. Baik “scene” maupun “skena” mengarah pada hal yang berhubungan dengan komunitas seni, yaitu sebuah tempat untuk seseorang berkumpul secara komunitas yang memiliki minat dan selera yang sama, misalnya skena basket, skena motor, hingga skena musik.
Di lain sisi, Wolipop menjelaskan bahwa skena merupakan tiga kata singkatan. (1) Sua, yang berartikan berjumpa, bertemu. serta berkenalan. (2) cengKErama yaitu berbicara dan bergurau untuk bersenang-senang, dan (3) kelaNA, yang berarti merencanakan perjalanan tanpa tujuan pasti.
Maka, dapat dimaknai bahwa skena merupakan sekelompok orang yang memiliki kesamaan dalam ketertarikan, senang bercengkrama, berkumpul, dan bertukar pikiran dalam hal seni. Bukan dengan istilah bahwa skena adalah fashion atau skena adalah gaul.
Jadi, sekarang sudah paham ya makna sebenarnya dari skena!
Penulis: Adira Dwi Fajarani
Editor: Hanna Tiosenia