Youtube ©MusiXonia
Halo Orangers! Cup of Tea kali ini akan mengulik makna lagu ‘Yang Patah Tumbuh yang Hilang Berganti’ yang diciptakan sekaligus dipopulerkan oleh Banda Neira. Saat ini, siapa yang tidak tahu grup musik Banda Neira? Lagu-lagunya yang sangat populer seringkali digunakan sebagai background music dalam video di platform sosial media seperti Tiktok dan Instagram.
Keindahan lagu-lagu Banda Neira diciptakan oleh penggunaan majas simbolik pada liriknya. Begitu juga dengan lagu ‘Yang Patah Tumbuh yang Hilang Berganti’. Lagu yang bergenre Indonesia Indie ini memiliki makna yang dalam dan menyentuh.
Dalam bait pertama, pendengar diajak untuk mengenang masa-masa sulit ketika semua harapan runtuh dan tubuh terasa lemah saat semua keinginan yang dimiliki belum tercapai jua. Setelahnya, pendengar diberi inspirasi mengenai kesulitan yang dialami oleh bait kedua yang liriknya menunjukkan bahwa setiap kegagalan adalah permulaan dari keberhasilan. Segala hal yang hancur, akan terobati, yang sia-sia, akan bermakna, yang jatuh juga akan bangkit.
Lagu ini berpesan bahwa dalam kehidupan, kehilangan dan penderitaan adalah hal yang tak terelakkan, tetapi di balik itu selalu ada harapan dan kesempatan untuk memulai kembali. Lirik lagu ini mengandung filosofi bahwa segala sesuatu yang hilang atau rusak dalam hidup akan digantikan oleh sesuatu yang baru.
Karya yang disenandungkan oleh Banda Neira ini mengajarkan bahwa meskipun kita mengalami kehilangan atau kegagalan, pasti ada harapan untuk pemulihan dan pembaruan. Menggambarkan penerimaan dan keikhlasan untuk melepaskan segala sesuatu yang patah atau hilang akan tergantikan oleh hal-hal baru yang mungkin lebih baik.
Liriknya mengingatkan kita bahwa kesulitan dan rasa sakit merupakan bagian dari kehidupan yang kedepannya akan membantu kita bangkit, tumbuh dan berkembang dari pengalaman tersebut.
Melalui liriknya, lagu ini menanamkan rasa optimisme sebab selalu ada cahaya di ujung kegelapan. Dengan keyakinan bahwa setiap masalah akan menemukan solusinya dan setiap penderitaan akan berakhir.
Penulis: Muthia
Editor: Jiya