Cup of tea kali ini akan membahas makna lagu dari The Lantis yang berjudul Lampu Merah. Lagu lampu merah pasti udah gak asing nih di telinga kalian. Kalian pasti pernah dengerin lagu ini baik di Instagram, X, Tiktok atau Youtube. The Lantis sendiri merupakan band dari Jakarta. Lagu Lampu Merah ini memiliki musik video yang ciamik dan lirik yang menarik.
Lampu merah dapat menjadi simbol dari pemberhentian sementara. Yang bermaksud bahwa pasti disetiap hidup manusia akan megalami fase lampu merah atau yang dimaksud berhenti sebentar. Dari bait-bait pada lirik lagu Lampu Merah menyelipkan arti perasaan tertinggal dari orang lain, perasaan seperti kok semua orang lari tapi cuman kita yang terjebak di satu tempat, perasaan kenapa pencapaian kita berbeda dengan orang lain, perasaan dimana kok kita belum juga sampai ke tujuan ya, tidak lupa pula perasaan tidak bisa memenuhi ekspetasi diri sendiri dan orang sekitar. And guys that’s okay if you feel like left behind.
Lagu ini juga merangkai lirik yang menyadarkan kita harus lebih sabar dan menikmati setiap proses dalam kehidupan. Berjalan perlahan, mengerjakan yang bisa dikerjakan saat ini, tidak perlu memikirkan hal yang belum terjadi di esok hari. Karena ada kalanya kita harus berjalan lambat dari orang lain. Lampu merah dalam kehidupan tidak bersifat selamanya. Lampu hijau benar adanya, bukan hanya fatamorgana belaka. Percaya bahwa pada suatu saat nanti kita akan sampai ditujuan diwaktu yang tepat. Tidak ada kata terlambat untuk mencapai tujuan masing-masing. Ingat kalau setiap orang juga memiliki garis start dan finish yang berbeda, don’t compare yourself with other.
Buat oranger yang merasa sedang berada difase lampu merah, semoga fase itu bisa segera beralih ke lampu hijau. Ingat semua ini hanya sementara. Terima kasih sudah berusaha sejauh ini.
Penulis: Khalishah
Editor: Ira