Telah Terpilih, Tuan dan Puan PBI 2022 Rencanakan Program Ini!

Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) sukses menggelar pemilihan Tuan dan Puan pada Sabtu, (18/06/22). Ajang tersebut menghasilkan Hamdi dan Euis sebagai Tuan dan Puan terpilih 2022. Sebagai finalis terpilih, Euis dan Hamdi telah mempersiapkan program unggulan yang mereka miliki.

Programnya yaitu yang pertama, menggiatkan mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia agar dapat menerapkan Trigatra bangun bahasa, yaitu mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing. Yang kedua, menjalin hubungan dengan jurusan lain. Yang ketiga, mampu mengadakan satu hari dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dan yang terakhir, mengembangkan potensi-potensi kesenian dan sastra yang dimiliki mahasiswa-mahasiswi Pendidikan Bahasa Indonesia.

—Euis, Puan PBI 2022.

Proses pemilihan Tuan dan Puan PBI sendiri berlangsung selama 5 hari, mulai dari pemaparan materi tentang retorika, ke-untirtaan, 3B (brain,beauty,behavior), dan catwalk, penampilan bakat, serta acara utama yaitu pemilihan Tuan dan Puan PBI 2022. Acara ini diikuti oleh peserta yang berjumlah 10 orang, terdiri dari 8 orang putri dan 2 orang putra.

Euis menjelaskan, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh para peserta dalam ajang tersebut.

Persyaratannya itu mahasiswa semester 2 dan 4, berwawasan luas mengenai Pendidikan Bahasa Indonesia, kriteria tinggi badan untuk perempuan itu minimal 150 cm dan laki-laki 165 cm, sehat jasmani dan rohaninya, berbahasa Indonesia yang baik, dan siap berkontribusi dalam kegiatan duta Pendidikan Bahasa Indonesia.

—Euis, Puan PBI 2022.

Baik Euis dan Hamdi, keduanya mengaku mengikuti ajang pemilihan Tuan dan Puan ini dengan motivasi yang tinggi. Euis menjelaskan, faktor pendorongnya adalah kesiapan dari dirinya untuk berkompetisi.

Saya mendaftar diri menjadi Puan bukan hanya semata-mata dari keinginan diri sendiri. Banyak sekali aspek yang menjadi pendukung kesiapan saya mengikuti pemilihan ini. Salah satunya, memanfaatkan postur tubuh saya, bakat tari yang saya miliki, serta wawasan saya. Sehingga, potensi yang ada di diri saya dapat dikeluarkan untuk hal yang positif.

—Euis, Puan PBI 2022.

Sementara itu, Hamdi mengaku mendapat banyak dukungan dari orang-orang disekitarnya.

Motivasi saya yaitu karena mendapatkan banyak dukungan dari orang tua, tetangga, dan teman-teman saya. Jadi, itulah yang membuat saya menjadi semangat untuk mengemban amanah sebagai Tuan Pendidikan Bahasa Indonesia Untirta. Dari situ juga muncul motivasi untuk terus maju sampai tingkatan selanjutnya.

—Hamdi, Tuan PBI 2022.

Sebagai Tuan dan Puan terpilih, keduanya akan menjadi delegasi dalam pemilihan duta kampus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Untirta.

  • Reporter: Gita
  • Penulis: Nazla
  • Editor: Asri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *