“Maba Wajib Tahu: Bedanya Organisasi Internal dan Eksternal di Kampus”

sumber : karakterunsulbar.com

Halo, Sobat Orange! Gimana nih, kabarnya? Sebagai mahasiswa baru, kalian pasti akan sering mendengar macam-macam singkatan organisasi mahasiswa atau yang biasa disebut “Ormawa”. Penasaran gak sih? Yuk, simak penjelasannya!

Ormawa terdiri dari 2 jenis, yaitu internal dan eksternal.

Ormawa internal adalah organisasi mahasiswa yang berada di bawah naungan kampus. Contoh Ormawa internal adalah DPM, BEM, HMJ, dan UKM.

  1. DPM (Dewan Perwakilan Mahasiswa)

DPM merupakan badan legislatif mahasiswa yang berada di lingkungan kampus. Ibaratnya seperti “DPR-nya” mahasiswa. Terdiri dari wakil-wakil mahasiswa yang dipilih melalui proses yang telah disepakati. DPM memiliki fungsi legislasi dengan menampung dan menyalurkan aspirasi mahasiswa, serta memastikan bahwa kebijakan yang diambil oleh ormawa lainnya sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.

  • BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa)

Berbeda dengan DPM, BEM merupakan lembaga eksekutif mahasiswa, ibaratnya seperti “pemerintahan” yang ada di kampus. BEM bertanggung jawab dalam menjalankan program-program kerja yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan mahasiswa, baik di bidang akademik, non-akademik, hingga kesejahteraan sosial. Biasanya, BEM mengadakan berbagai kegiatan seperti seminar, lomba, bakti sosial, dan acara-acara kampus lainnya.

  • HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan)

HMJ adalah organisasi mahasiswa di tingkat jurusan yang berfokus pada kegiatan dan pengembangan mahasiswa sesuai dengan bidang studinya. HMJ berfungsi untuk menampung aspirasi mahasiswa di dalam jurusan, menyelenggarakan kegiatan akademik dan non-akademik, serta menjadi penghubung antara mahasiswa dan pihak jurusan.

  • UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa)

UKM adalah wadah yang tepat bagi mahasiswa yang ingin mengasah potensi dan minat di luar akademik. UKM tersedia dari berbagai kategori, mulai dari seni, olahraga, jurnalistik, riset, sampai dengan kegiatan sukarela. UKM membantu mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan, serta memperluas relasi dengan mahasiswa lain yang memiliki kesamaan minat dari berbagai jurusan.

Setelah memahami ormawa internal, kita akan berpindah pada penjelasan tentang ormawa eksternal. Organisasi mahasiswa ekstra kampus (OMEK) merupakan organisasi mahasiswa yang tidak berada di dalam naungan kampus. Meskipun tidak langsung berada di naungan kampus, OMEK tetap memiliki pengaruh dan jaringan yang luas di lingkungan mahasiswa. OMEK biasanya menaruh perhatian utamanya pada isu-isu yang lebih besar, seperti politik, sosial, lingkungan, dan hak asasi manusia. Berikut adalah beberapa contoh dari OMEK:

  1. HMI (Himpunan Mahasiswa Islam)

HMI adalah organisasi mahasiswa eksternal yang didirikan atas dasar Islam. Memiliki tujuan untuk membentuk mahasiswa muslim yang cerdas, kritis, dan jujur. HMI juga memiliki peran aktif dalam mempromosikan pemahaman keislaman dan mendukung nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan.

  • PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia)

PMII adalah organisasi mahasiswa eksternal yang bekerja sama dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan bertujuan untuk meningkatkan potensi mahasiswa dalam berpikir kritis, beragama secara moderat, dan berkontribusi dalam membangun bangsa. PMII berfokus pada penguatan spiritualitas dan wawasan kebangsaan.

  • GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia)

GMNI adalah organisasi mahasiswa eksternal yang memiliki ideologi Marhaenisme, berdasarkan ajaran Bung Karno, yang fokusnya tertuju pada perjuangan untuk kemerdekaan nasional, keadilan sosial, dan demokrasi. GMNI berperan dalam membangun kesadaran kritis terhadap isu-isu politik dan sosial di Indonesia.

Source Berita:

  1. https://deepublishstore.com/blog/jenis-organisasi-kampus/?srsltid=AfmBOoodJiuIIQroMtRk5vJgde_GDYyZhS7aJJbGel9ZSx2SamH6fokZ
  2. https://heylaw.id/blog/7-organisasi-ekstra-kampus-terbesar-di-indonesia-maba-wajib-tahu

Penulis: Danish Najwa

Editor: Nawal Najiya