Aliansi BEM Banten Bersatu Tuntut Kinerja Penjabat Gubernur Banten

Doc : Orange

Aliansi BEM Banten Bersatu menggelar aksi sebagai bentuk kritik terhadap kinerja Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar sekaligus memperingati Hari Perempuan Internasional. Aksi ini berlangsung di Alun-alun Kota Serang, pada hari Jumat (8/3/2024).

Koordinator Aliansi BEM Banten Bersatu, Abdul Aziz menyampaikan bahwa peserta aksi berasal dari 42 kampus yang sepakat untuk mengonsolidasi kepentingan masyarakat dengan mengingatkan pemerintah Indonesia, khususnya Banten untuk peka terhadap permasalahan masyarakat.

“Jika tuntutan tidak terealisasikan pasca satu bulan ke depan, khususnya oleh Pj Gubernur Banten, akan ada aksi lanjutan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), khususnya kepada Tito Karnavian” ujar pria yang berasal dari Pandeglang tersebut.

Selain mengkritik bentuk kinerja Pj Gubernur Banten, aliansi BEM Banten Bersatu juga mengangkat isu-isu mengenai perempuan, mengingat aksi yang dilakukan bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional.

“Mengawal isu-isu perempuan yang ada di Banten khususnya, yang mana perempuan-perempuan merasakan banyak keresahan mengenai Undang-undang dan banyak perempuan yang tidak selalu didengar aspirasinya oleh pemerintah yang ada di Indonesia” ucap Abdul Aziz.

Pemilihan Alun-alun Kota Serang sebagai lokasi aksi karena titik lokasi yang strategis dan belum dijamah oleh kalangan massa serta untuk menghindari claimers karena banyak dari setiap instansi yang melakukan aksi-aksi.

Penulis: Content Writer Hardnews

Editor: Ira