Saat Slank Masih Slank-Ngean

Slank Formasi 13 – Sumber : DOK/SLANK

Ditengah “ganteng” dan kerennya gaya musisi musisi rock dengan kostum panggung khusus, serta dandanan ala pelaku musik cadas sebut saja diantaranya ada Gun’s N Roses, Bon Jovi, Skid Row dan lainnnya. 5 pemuda asal Gang Potlot ini hadir dengan gaya yang nyentrik dan suka-suka. “Gue pernah nonton mereka manggung. Bongky cuma pake celana pendek dan kaka cuma pake sendal jepit!”, kata Ijal salah satu Slankers generasi awal.

Gak hanya soal style, cara bermain musik mereka yang keliatan suka-suka mereka aja menjadi alasan mereka dinamai Slank (plesetan dari slengean) oleh teman-teman terdekatnya. Formasi 13 Slank yang beranggotakan Bimbim(drum), Kaka(vokal), Bongky(bass), Indra(keyboard) dan Pay (Gitar) ini sukses merekam debut album pertamanya “Suit-Suit He..He (Gadis Sexy)” pada tahun 1990 dibawah naungan major label Q- Project dengan hits “Maafkan” dan “Memang”. Lirik lagu “Memang” seolah menjadi anthem untuk semua anak muda yang lekat akan kebebasan. Slank berhasil menjadi role model bagi mereka. 

“Slenge’an” nya Slank saat itu juga terlihat dari lirik-lirik lagu mereka seperti lagu-lagu bertemakan cinta namun dikemas dengan gaya tidak menye’-menye’ alias melankolis. Lagu “Kamu Harus Pulang” dari album ketiga menjadi contoh lagu bertemakan cinta yang diambil dari sudut pandang yang tidak biasa. Disaat musisi lain menuliskan lagu tentang bagaimana seseorang mendambakan kekasihnya, Slank justru bisa menuliskan dari arah sebaliknya. 

Setelah tahun demi tahun berkarya bersama, Formasi 13 ini akhirnya menemukan akhir perjalanannya. Album “Minoritas” 1995, menjadi album terakhir Bongky, Indra dan Pay berkarya bersama Slank. Ada yang bilang mereka keluar juga ada yang mereka “dikeluarkan” oleh pihak Slank. Slenge’annya formasi ini masih melekat sampai sekarang, bahkan ada sebutan untuk Slankers khusus formasi ini. Generasi satu-lima, sebutannya. Merujuk pada album kesatu sampai kelima dimana formasi 13 masih menjadi pelakunya. Ini sebenarnya kembali lagi ke selera masing-masing pendengarnya.

Penulis : Slankers cabang fisip

Editor: Iksan, Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *