Menyambut tahun baru dalam agama Islam seringkali disemarakkan dengan berbagai macam kegiatan, mulai dari bersilaturahmi ataupun melakukan tradisi turun temurun leluhur masyarakat Indonesia. Tentunya kita sering melihat masyarakat muslim berkeliling disekitar daerah dengan membawa lentera ataupun obor sambil melantunkan sholawat untuk memeriahkan suasana, ataupun suara tertawa anak kecil maupun dewasa yang mengiringi kegiatan tersebut. Namun tahukah kalian mengenai sejarah dan makna pawai obor itu sendiri? Bagaimana itu terjadi? Dan apa sejarahnya?
Pada awalnya, sejarah tahun baru islam yang jatuh pada tanggal 1 Muharram berdasarkan kalender Hijriyah ditandai dengan sebuah peristiwa yang bersejarah yaitu peristiwa hijrah nya Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Hijrah yang dilakukan Nabi Muhammad SAW terjadi karena dakwah yang dilakukan Nabi Muhammad SAW kepada kaum Quraisy terus mendapat tentangan dan serangan hingga makar bahkan pembunuhan. Semakin banyaknya penganut Islam dan tentangan kaum Quraisy membuat Nabi Muhammad SAW memerintahkan kepada para sahabatnya untuk hijrah secara sembunyi-sembunyi dari Mekah ke Madinah. Dan Peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW itu terekam dalam Kitab Fatkhul Bari kemudian ditetapkan sebagai awal penanggalan Hijriah.
Peristiwa itu menjadi landasan diadakannya pawai obor. Pawai obor telah menjadi tradisi dan kebiasaan masyarakat muslim di Indonesia yang ada dari zaman dahulu. Pada umumnya pawai obor dilaksanakan untuk menyambut dan memperingati hari-hari besar dalam agama islam. Kegiatan pawai obor yang dilakukan bukanlah hanya sekadar berjalan beriringan sambil membawa obor untuk berkeliling desa. Namun juga menyalakan api dan diberikan kepada orang lain yang memegang obor, setelah itu masyarakat akan berjalan mengelilingi desa diiringi lantunan sholawat dan takbir serta tabuhan rebana ataupun atraksi untuk menyemarakkan suasana.
Tradisi pawai obor tentunya bukan hanya sekadar tradisi tanpa makna, namun merupakan tradisi penuh dengan makna dan harapan. Tradisi ini bertujuan untuk mempererat dan memperkokoh tali persaudaraan dan silaturahmi antar masyarakat, semangat bekerja sama dan saling bahu-membahu mempersiapkan acara juga bermakna menjalin persaudaraan antar masyarakat. Dan tradisi pawai obor yang dilakukan menjelang tahun baru Islam juga bertujuan untuk memberi nasihat atau pemberitahuan untuk umat muslim agar memperbaharui lembaran hidup di tahun yang baru dengan lebih mendalami keimanan dan ketakwaan sehingga hidup akan lebih baik.
Dan menyambut tahun baru Islam tentunya bisa dilakukan dengan berbagai kegiatan positif yang dapat kita lakukan. Tradisi pawai obor yang terus dilestarikan merupakan suatu keunikan yang dimiliki oleh masyarakat kita, warisan leluhur yang terus menerus dilestarikan dan dapat dipahami maksud serta makna nya merupakan sebuah kegiatan positif yang dapat kita coba sobat oranger !! Dan tentunya kita harus memaknai tahun baru dan mengambil pelajaran di tahun sebelumnya.
Semoga kasih dan ridho Allah SWT menyertai kita semua di lembaran yang baru ini.
Sumber dan Refrensi
- Penulis : Rafif
- Editor : Iksan
Tinggalkan Balasan