Orangeuntirta.com, Serang – Sudah lebih dari dua pekan terakhir, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) yang beraktivitas di Gedung D kampus Pakupatan, disuguhkan dengan kondisi fasilitas toilet yang menyedihkan. Sebagian besar toilet wanita dan pria tak berfungsi secara penuh, imbas masalah ketersediaan air hingga kerusakan sarana di dalamnya.
Berdasarkan pantauan Orange, hingga berita ini dimuat, dari toilet wanita dan pria yang masing-masing berjumlah dua belas, tiap-tiapnya hanya tersisa satu toilet yang dapat digunakan di gedung dengan empat lantai tersebut.
Saat diwawancarai melalui WhatsApp, salah satu mahasiswa Administrasi Publik, A, meminta pihak kampus lebih memperhatikan kondisi fasilitas toilet di gedung D.
“Seharusnya pihak kampus bisa lebih memperhatikan lagi soal ketersediaan fasilitas kampus. Bukan hanya sampai soal ketersediaannya, tapi benar-benar memperhatikan apakah fasilitas tersebut dalam kondisi baik untuk digunakan. Terutama untuk toilet di gedung D, dalam satu lantai di disediakan 3 toilet untuk perempuan namun 2 nya tidak bisa digunakan. Pernah satu hari juga saya menemukan beberapa mahasiswa jadi antri untuk menggunakan toilet,” keluh mahasiswa yang enggan disebutkan namanya tersebut, Sabtu (7/12/2024).
Mahasiswa Administrasi Publik lainnya, Andini Salsalita, juga mengeluhkan banyaknya toilet di Gedung D yang rusak. Selain itu, flush toilet tidak berfungsi, kaca wastafel terlalu kecil dan kurang bersih, dan penerangan yang minim.
“Menurut saya toilet cukup baik untuk digunakan, tetapi masih terdapat beberapa kekurangan dari toilet tersebut terlebih perempuan. Seperti di lantai 1 hanya bisa 2 kamar mandi saja yg digunakan, dan di lantai 2 hanya 1 kamar mandi yg bisa digunakan, lalu flush toilet yg tidak berfungsi, kaca wastafel yang terlalu kecil dan kurang bersih, penerangan toilet yang masih kurang terang,” ucap Andin saat diwawancarai via WhatsApp pada Sabtu (7/12/2024).
Menanggapi banyaknya keluhan yang dialami mahasiswa, Kepala Bagian Rumah Tangga Untirta, Raudhatul Janah, mengaku belum mengetahui dan mendapatkan laporan terkait masalah ini.
“Terkait masalah tersebut, saya malah baru tahu akan masalah ini. Karena sejauh ini kami juga memiliki tim teknisi di setiap kampusnya serta grup juga untuk berkoordinasi dalam mengatasi hambatan atau permasalahan, namun sejauh ini saya belum dapat kabar terkait hal itu,” ucapnya saat ditemui di Gedung Rektorat Sindangsari, Senin (25/11/2024).
Udoh, begitu sapaannya, juga menambahkan bahwa perbaikan masalah sarana dan juga prasarana ialah hal yang umum dilakukan, terlebih banyak pihak yang menggunakannya.
“Wajar bila gedung yang sering digunakan oleh khalayak ramai terdapat perbaikan-perbaikan, ditambah jumlah pengguna atau mahasiswa yang ribuan sehingga sudah pasti dengan tangan yang berbeda udah pasti fasilitas yang ada perlu diperbaiki. Karena bukan hanya sekedar sistem plumbing, tetapi juga terkait dengan sarana prasarana di kelas juga ada perbaikan,” tambahnya.
Di sisi lain, seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi, D, menilai permasalahan toilet ini tidak mencerminkan implementasi program Green and Healthy Campus.
“Bagi saya penyediaan toilet yang layak ialah teramat penting. Kampus yang katanya memiliki semangat “Green and Healthy Campus”, namun nyatanya tentang kebersihan saja masih belum bisa terlaksana. Lalu bagaimana dengan nasib “Green and Healthy Campus”?, bahkan sudah masuk ranking ke-30an, tapi realitas di lapangan justru berkebalikan,” ujarnya saat diwawancarai via WhatsApp pada Sabtu (7/12/2024).
Sebelumnya, ia sudah pernah menyampaikan permasalahan ini melalui google form yang kampus sediakan.
“Saya sudah pernah melaporkan keresahan ini melalui link google form, namun ada beberapa aspek (ketentuan pelaporan) yang telah diubah. Saran saja, diusahakan untuk bisa menetapkan dan selalu dilaksanakan perubahannya,” imbuhnya.
Sementara itu, mahasiswa lain, A, berharap pihak Untirta lebih responsif dalam mengatasi permasalahan toilet ini.
“Menurut saya pribadi, pihak kampus perlu untuk cepat dalam merespon terkait permasalahan ini. Lalu terkait dengan toilet yang rusak, seharusnya dapat segera di perbaiki karena ini merupakan suatu kebutuhan mahasiswa,” harapnya, Sabtu (7/12/2024).
Penulis: Nova