Universitas Sultan Ageng Tirtayasa meluncurkan program shuttle bus yang mulai diresmikan pada tahun 2021. Wakil Rektor 2, Kurnia Nugraha mengatakan bahwa shuttle bus ini diluncurkan dengan tujuan untuk membantu mobilisasi dari kampus Pakupatan ke kampus Sindangsari sehubungan dengan adanya pemindahan pusat administrasi Untirta.
Hingga saat ini, jumlah shuttle bus yang tersedia baru berjumlah 2 unit. Shuttle bus ini dikhususkan untuk seluruh Sivitas Akademika Untirta dan dalam penggunaannya tidak dikenakan biaya. Dari segi fasilitas pun sama, baik untuk dosen, staff kampus, maupun untuk mahasiswa Untirta.
Shuttle bus disiapkan untuk sivitas Untirta dan bukan untuk masyarakat umum. Dalam penggunaannya pun tidak dikenakan biaya, operasionalnya ditanggung oleh Untirta.
—Wakil Rektor 2, Kurnia Nugraha
Shuttle bus disiapkan untuk sivitas Untirta dan bukan untuk masyarakat umum. Dalam penggunaannya pun tidak dikenakan biaya, operasionalnya ditanggung oleh Untirta
Penyediaan shuttle bus menuai beragam tanggapan dari mahasiswa Untirta. Mahasiswa mengeluhkan minimnya jumlah shuttle bus yang tersedia saat ini. Menanggapi hal tersebut, Kurnia Nugraha mengatakan jumlah bus yang tersedia saat ini memang belum memadai. Untuk mempersiapkan perkuliahan secara tatap muka, Untirta sudah merencanakan adanya penambahan bus.
Sedang diusulkan 1 unit bus dari alokasi hibah Provinsi Banten. Bila keadaan mendesak, maka dapat juga dioperasikan bus dengan skema bayar bersubsidi bagi mahasiswa.
—Wakil Rektor 2, Kurnia Nugraha
Selain shuttle bus, pada Februari 2022, Untirta juga meresmikan 1 bus baru yang memiliki fungsi berbeda dengan shuttle bus yang telah tersedia sebelumnya.
Big bus baru tidak diperuntukkan untuk program shuttle bus, tetapi merupakan bus operasional kegiatan Untirta.
—Wakil Rektor 2, Kurnia Nugraha
- Reporter : Anggyta, Harini
- Penulis : Nazla
- Editor : Asri
Tinggalkan Balasan